Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Dampak Negatif Menatap Komputer Terlalu Lama

Menurut sebuah laporan terbaru dari Vision Council (Asosiasi perdagangan nirlaba), rata-rata seseorang di jaman sekarang ini menghabiskan waktu sekitar 9 jam di depan layar, baik itu layar ponsel, komputer, tablet, ataupun televisi. Hal tersebut mungkin terlihat sepele, namun kebiasaan itu dapat menyebabkan ketegangan pada mata, dan ini bisa menimbulkan permasalahan pada penglihatan. 


Dampak Negatif Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

Para peneliti mensurvei pada lebih dari 7000 orang dan menemukan bahwa waktu yang dihabiskan di depan layar televisi atau gadget terus meningkat, baik pada anak-anak ataupun orang dewasa. Selama kurun waktu satu tahun, jumlah orang yang mengaku menghabiskan waktu di depan layar hingga 10 jam terus meningkat sebesar 4 persen.
“Sekitar 70 persen orang dewasa di Amerika Serikat telah mengalami ketegangan mata seiring dengan meningkatnya penggunaan perangkat elektronik. Orang dewasa berusia 18 hingga 34 tahun mengalami ketegangan mata pada level yang lebih tinggi (45 persen) dibandingkan mereka yang lebih tua,” ujar para peneliti.
Seorang profesor bernama Douglas Lazzaro mengatakan bahwa menatap layar secara terus-menerus bisa menyebabkan sejumlah masalah, khususnya pada mata. Semakin lama seseorang melihat layar komputer atau gadget lainnya, ketegangan mata juga akan meningkat, dan hal ini bisa menyebabkan sakit kepala.
“Ketika kita sedang melihat layar televisi, komputer, atau tablet, kita juga akan memiliki kecenderungan jarang berkedip. Dan apabila kita kurang berkedip, mata kita akan mengering,” ungkap Dr. Douglas.
Asisten profesor Jacqueline Busingye, MD, juga mengatakan bahwa kekeringan yang terjadi pada mata tersebut bisa menyebabkan mata terasa gatal dan juga terasa seperti terbakar. Menatap layar terlalu lama juga bisa menyebabkan permasalahan pada penglihatan untuk jangka panjang.
“Beberapa orang ada yang meyakini bahwa menatap layar elektronik seperti televisi dapat mempengaruhi penglihatan dan menyebabkan mata menjadi rabun jauh. Hal ini memang terdengar kontroversial, namun beberapa bukti telah menunjukkan hal tersebut bisa saja terjadi,” ungkap Dr. Jacqueline.
Selanjutnya...

Aneka Jenis Makanan Untuk Kecerdasan Otak

Ingin kecerdasan otak anak anda bertambah? Maka penuhilah asupan gizinya dengan memilih makanan-makanan sehat untuk dikonsumsinya sehari-hari. Anda sebagai orang tua harus mampu memperhatikan kebutuhan nutrisi dan gizi mereka setiap harinya.
Makanan-Makanan Pendongkrak Kecerdasan Otak
Apabila anda bingung makanan apa saja yang sebaiknya anda berikan pada anak-anak anda, berikut ini ada beberapa makanan yang dijuluki sebagai “Brain Food”, di mana makanan-makanan ini dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat serta merangsang pertumbuhan sel-sel otak. Lalu, apa sajakah itu? Seperti yang dilansir dari Kompas, berikut ini adalah 10 makanan yang baik untuk otak :

1. Salmon
Ikan berlemak ini adalah sumber terbaik dari asam lemak omega-3 (DHA dan EPA) yang berperan penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Penelitian baru-baru ini juga menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan asupan asam lemak omega-3 lebih banya diketahui berpikiran lebih tajam dan memperoleh hasil memuaskan pada uji kemampuan. Menurut para ahli, kendati tuna juga mengandung asam lemak omega-3, namun kandungannya tidak sebanyak ikan salmon.

2. Telur
Telur telah lama dikenal sebagai sumber penting protein yang mudah didapat dan harganya pun cukup terjangkau. Walaupun mengandung kolesterol, bagian kuning telur ternyata kaya akan kolin, yakni suatu zat yang bisa membantu perkembangan daya ingat atau memori.

3. Selai kacang
Kacang tanah dan selai kacang diketahui kaya akan vitamin E, antioksidan yang berperan dalam melindungi membran-membran sel saraf. Bersama tiamin, vitamin E akan membantu sel saraf dan ota untuk penggunaan glukosa sebagai kebutuhan energi.

4. Gandum murni
Otak membutuhkan persediaan atau suplai glukosa dari tubuh yang sifatnya stabil atau konstan. Gandum murni mempunyai peran untuk menduku kebutuhan itu. Serat yang terkandung di dalamnya bisa membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Makanan ini juga memiliki kandungan vitamin B yang berguna dalam memelihara kesehatan sistem saraf.

5. Oat
Oat atau oatmeal adalah sejenis sereal yang populer di kalangan anak-anak. Oatmeal merupakan sumber nutrisi penting bagi otak. Oat mampu menyediakan energi untuk otak yang sangat diperlukan anak-anak dalam mengawali kegiatan di pagi hari. Selain itu, serat pada oat juga memiliki peran untuk menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya sepanjang pagi. Adapun kandungan lainnya seperti seng, potasium, vitamin B, dan vitamin E yang ada pada oat dapat membuat fungsi tubuh dan otak berfungsi pada kondisi prima.

6. Buah berry
Buah berry seperti stroberi, blackberry, raspberry, blueberry, dan lain sebagainya banyak mengandung nutrisi penting yang baik bagi kesehatan. Antioksidan yang tinggi pada buah berry, terutama vitamin C, memiliki peran untuk mencegah kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak stroberi dan blueberry mengalami perbaikan fungsi daya ingat. Biji dari buah berry diketahui juga mengandung asam lemak omega-3

7. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan makanan yang spesial karena menawarkan segudang energi yang berasal dari karbohidrat kompleks dan protein. Selain itu, kacang juga merupakan sumber serat, mineral, dan vitamin. Kacang dikatakan baik untuk otak karena makanan ini dapat memberikan energi lebih lama dan membantu kemampuan berpikir anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian, kacang pinto dan kacang merah mengandung asam lemak omega-3 (khususnya ALA) lebih banyak dibandingkan dengan kacang jenis lainnya.

8. Sayuran berwarna
Wortel, bayam, labu, ubi jalar, dan tomat merupakan sayuran-sayuran kaya nutrisi dan antioksidan yang akan membuat sel-sel otak jadi lebih kuat dan sehat.

9. Daging sapi tanpa lemak
Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber makanan yang kaya akan zat besi. Zat besi adalah mineral esensial yang dapat membantu anak-anak berkonsentrasi dan tetap berenergi ketika di sekolah. Daging sapi juga memiliki kandungan mineral lain seperti seng yang dapat membantu menjaga daya ingat.

10. Susu dan Yogurt
Makanan-makanan dari produk susu cenderung mengandung vitamin B dan protein yang tinggi. Kedua jenis nutrisi penting ini dapat membantu pertumbuhan jaringan otak, enzim, dan neurotransmitter. Susu dan yogurt juga bisa membantu perut kenyang karena kandungan karbohidrat dan proteinnya sekaligus menjadi sumber energi untuk otak.
image : thebestbrainpossible.com
Selanjutnya...

Beberapa Cara Menjaga Kesehatan Hati

Hati atau liver merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh. Hati memiliki peran yang cukup vital, yakni menyaring racun yang terdapat di dalam tubuh. Jika hati tidak berfungsi atau bekerja dengan baik, maka racun juga tidak akan tersaring dengan baik, sehingga hal ini berpotensi mempengaruhi fungsi anggota tubuh yang lain. Menjaga hati tetap sehat adalah jalan terbaik agar hati bisa berfungsi dan bekerja sebagaimana mestinya. Lalu bagaimana caranya?

Beberapa cara sederhana menjaga kesehatan hati
Ada beberapa cara sederhana yang bisa anda lakukan agar hati tetap sehat, diantaranya adalah sebagai 
berikut :

1. Minum air lemon
Minum air putih yang dicampur dengan perasan lemon bisa memaksa racun untuk keluar dari dalam tubuh. Lemon dapat membantu meningkatkan kemampuan detoksifikasi hati. Lemon mengandung asam sitrat yang dapat mendorong kemampuan empedu untuk mengeluarkan racun.


2. Mengonsumsi sayuran
Mengonsumsi sayuran secara rutin juga dinilai dapat membantu menjaga kesehatan hati. Sayuran seperti brokoli danbawang mengandung belerang yang diperlukan tubuh untuk meningkatkan kemampuan detoksifikasi hati.


3. Mengonsumsi suplemen untuk hati
Untuk menjaga kesehatan hati, penuhi kebutuhan mineral harian anda dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat yang kaya akan magnesium, kalium, kalsium, selenium, mangan, seng, zat besi, sodium, dan tembaga. Mineral-mineral tersebut sangat menting untuk detoksifikasi tubuh. Anda juga bisa memenuhi kebutuhan mineral tersebut dengan mengonsumsi suplemen yang diperuntukkan untuk kesehatan hati.


4. Hindari Alkohol
Hati akan terus berfungsi dengan baik sampai anda mengonsumsi alkohol. Alkohol akan membuat hati bekerja lebih keras lagi dalam menyaring dan mengeluarkan racun. Maka dari itu, sebaiknya anda jauh-jauh dari minuman beralkohol.


5. Pijatan
Pijatan yang dilakukan secara lembut di daerah hati dan kantung empedu juga dinilai dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah menuju hati. Hal ini pada akhirnya dapat membuat hati berfungsi dan bekerja secara optimal.

Mengingat vitalnya peran hati, maka anda dituntut untuk menjaga kesehatan hati agar tetap berfungsi dengan baik. Semoga kelima cara tersebut bisa bermanfaat dan bisa anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 via Merdeka, Fitnea | image : absolutewellness.org
Selanjutnya...

Tips Diet Untuk Penderita Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan suatu kondisi penurunan fungsi ginjal hingga pada akhirnya tidak dapat bekerja sama sekali. Sebagai informasi, ginjal mempunyai peran yang sangat penting sebagai penyaring elektrolit tubuh, serta juga menjaga keseimbangan zat kimia dan cairan tubuh.

Maka dari itu, penderita gagal ginjal diharuskan secara rutin menjalani terapi hemodialisis selamanya untuk mengeluarkan limbah tubuh. Dikarenakan organ ini tidak berfungsi lagi, salah satu hal lain yang harus dipertimbangkan dengan cermat adalah konsumsi makanan. Hal ini bertujuan agar kondisi kesehatan tubuh tidak semakin menurun.
Beberapa tips diet untuk penderita gagal ginjal
Menurut NKUDIC (National Kidney and Urologic Diseases Information Clearinghouse), penderita gagal ginjal disarankan berkonsultasi dengan ahli gizi untuk menentukan menu diet yang tepat. Ada beberapa poin penting ketika memilih makanan yang akan dikonsumsi penderita ginjal, diantaranya adalah :

1. Mengonsumsi makanan berprotein
Konsumsilah makanan tinggi protein seperti ayam, ikan, dan daging namun dalam jumlah yang seimbang.


2. Mengontrol asupan potasium
Selalu mengontrol jumlah potasium (kalium) yang anda asup. Beberapa buah-buahan seperti jeruk dan pisang, serta kacang-kacangan, cokelat dan sayuran sebaiknya dihindari karena mengandung potasium yang cukup tinggi. Hal ini karena apabila terlalu banyak mengasup potasium, maka bisa membahayakan jantung anda.


3. Mengontrol jumlah air yang dikonsumsi
Apabila ginjal tidak bekerja, air akan menumpuk dengan cepat ke dalam tubuh anda. Terlalu banyak cairan dalam tubuh bisa membuat jaringan membengkak dan ini bisa menyebabkan gangguan jantung, tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah, dan kram selama dialisis.


4. Hindari garam
Anda disarankan untuk sebisa mungkin menghindari garam. Hal ini karena makanan yang cenderung asin dan tinggi garam dapat membuat anda terasa haus dan menahan air di tubuh anda.


5. Hindari makanan berfosfor tinggi
Kurangi atau batasi makanan-makanan seperti keju, susu, dan kacang-kacangan yang dikeringkan. Makanan-makanan tersebut mengandung mineral fosfor yang tinggi. Terlalu banyak fosfor dalam darah dapat mengakibatkan kalsium ‘pergi’ dari tulang anda sehingga pada akhirnya membuat tulang menjadi rapuh, lemah, dan dapat menyebabkan radang sendi. Umumnya, untuk mencegah permasalahan pada tulang, dokter memberikan beberapa obat khusus yang harus diminum setiap hari.

via Tempo | image : healthtap.com
Selanjutnya...

Tips Mencegah Anemia

Apakah anda sering merasa lemas dan sulit untuk berkonsentrasi? Jika ya, maka bisa jadi anda sedang mengalami anemia. Sulitnya berkonsentrasi dan sering merasa lemas bisa terjadi karena tubuh kurang darah atau anemia. Anemia bisa disebabkan salah satunya karena kekurangan vitamin B-12 dan zat besi. Sumber utama vitamin B-12 dan zat besi yang paling utama adalah dari makanan. Maka dari itu, untuk mencegahnya, tubuh membutuhkan asupan makanan yang bervariasi dengan kadar gizi seimbang.
Tips Mengurangi Risiko Untuk Terkena Anemia

Seperti yang dilansir dari klikdokter.com, berikut ini ada beberapa tips sederhana untuk menjaga tubuh agar tidak kekurangan darah, diantaranya adalah :

1. Mengonsumsi makanan yang kaya zat besi.
Anda bisa memenuhi kebutuhan tubuh terhadap zat besi dengan mengonsumsi makanan-makanan tertentu seperti, kacang-kacangan, hati, tahu, tiram, ikan, daging merah tanpa lemak, sayuran hijau seperti bayam, dan buah kering seperti kismis.

2. Mengonsumsi makanan yang dapat membantu menyerap zat besi.
Zat besi yang masuk ke dalam tubuh akan terasa percuma apabila tidak terserap dengan sempurna. Dibutuhkan kandungan nutrisi lainnya seperti vitamin C yang dapat membantu tubuh untuk menyerap zat besi. Maka dari itu, anda sebaiknya mengonsumsi jus jeruk, brokoli, stroberi, dan buah atau sayuran yang kaya akan vitamin C.

3. Hindari minum teh atau kopi ketika makan.
Minuman-minuman ini dapat mencegah tubuh untuk menyerap zat besi.

4. Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12.
Penuhi juga kebutuhan akan vitamin B12 yang bisa anda dapat di hati sapi, tiram, telur, unggas, daging, ikan, susu, dan produk susu lainnya. Selain itu, ragi dan beberapa produk sereal juga mengandung vitamin B12.

Pastikan anda mengonsumsi makanan secara bervariasi. Makanan yang bervariasi dan memiliki gizi seimbang dapat mencegah terjadinya kurang darah. Diet terlalu ketat juga merupakan salah satu faktor risiko yang mengakibatkan anemia. Ibu hamil dan wanita pada umumnya rentan terkena anemia, terutama pada saat mereka menstruasi. Oleh sebab itu, mereka harus lebih ketat dalam menjaga kesehatan tubuhnya dengan memenuhi kebutuhan makanan-makanan yang telah disebutkan. Semoga artikel ini bermanfaat.

KlikDokter.com | image : articlescholar.com
Selanjutnya...

Makanan Pencegah Diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit yang dialami banyak orang. Sebagian besar kasus dapat dicegah dengan perubahan gaya hidup sehat. Mengambil langkah-langkah untuk mencegah dan mengendalikan diabetes tidak berarti hidup menjadi serba terbatas. Sambil melakukan olahraga secara rutin, mengkonsumsi makanan yang tepat adalah kunci untuk mencegah dan mengendalikan penyakit diabetes. Makanan-makanan yang bisa mencegah dan mengendalikan diabetes. Ada beberapa makanan sehat yang bermanfaat dalam mencegah dan mengendalikan penyakit diabetes. Umumnya makanan-makanan tersebut memiliki indeks glikemik yang rendah dan menyediakan nutrisi-nutrisi penting bagi tubuh. Beberapa makanan tersebut adalah :

1. Kacang-kacangan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi kacang secara rutin diketahui mengalami penurunan risiko diabetes sebesar 21 persen. Jenis kacang-kacangan lainnya seperti walnut(semacam kenari), almond, atau kacang mete juga sama bermanfaatnya. Orang yang makan kacang-kacangan secara rutin juga memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya. Satu ons kacang dapat menyediakan sumber lemak sehat yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan serta bermanfaat dalam memanajemen rasa lapar.


2. Polong-polongan
Legum atau yang juga dikenal dengan polong-polongan juga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi secangkir polong-polongan dapat membantu orang dengan diabetes tipe 2 untuk mengontrol gula darahnya serta mengurangi risiko akan penyakit jantung. Alasan mengapa polong-polongan seperti kacang polong, lentil, kacang kedelai, kacang merah, dan kacang hijau, sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi penderita diabetes adalah karena indeks glikemiknya yang rendah. Selain itu, makanan-makanan tersebut kaya akan karbohidrat berkualitas tinggi, protein tanpa lemak, dan serat larut yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

3. Oatmeal
Penderita diabetes bisa memiliki kesempatan yang lebih baik dalam mengontrol kadar gula darahnya dengan rutin sarapan oatmeal/havermut atau bubur gandum. Sejenis serat yang ditemukan dalam gandum yakni beta-glukan telah menunjukkan efek positif terhadap penderita diabetes. Oatmeal menawarkan serat larut yang dapat memperlambat penyerapan glukosa dari makanan di perut dan mengontrol gula darah

4. Sayuran hijau
Sayuran hijau terutama yang berdaun gelap diketahui dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Bayam, sawi, kale,brokoli, kubis, dan selada adalah makanan pembangkit tenaga namun rendah kalori dan karbohidrat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makan setidaknya seporsi sayuran hijau setiap hari dapat mengurangi risiko diabetes sebanyak 14 persen.



5. Buah jeruk
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki diabetes cenderung memiliki kadar vitamin C yang rendah dalam tubuh mereka, sehingga buah jeruk yang kaya akan vitamin C adalah
salah satu pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi penderita diabetes. Grapefruit, jeruk, lemon, dan limau memiliki sifat seperti insulin yang dapat mencegah diabetes tipe 2.

6. Putih telur
Telur adalah makanan yang baik untuk membentuk otot karena mengandung protein dengan kualitas yang tinggi. Mengkonsumsi telur, khususnya putih telur merupakan makanan yang sangat baik untuk mencegah diabetes tipe 2 karena kaya protein berkualitas tinggi dan rendah karbohidrat.



7. Yogurt rendah lemak
Yogurt yang rendah lemak dan gula juga merupakan salah satu makanan yang efektif dalam memperlambat atau mencegah kenaikan gula darah yang tidak sehat. Orang diabetes bisa menikmati yogurt rendah lemak sebagai camilan sehat yang dapat disantap ketika lapar.



8. Ikan
Penelitian mengatakan bahwa makan ikan dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin karena mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi. Ikan membantu menurunkan konsentrasi glukosa sehingga mengurangi risiko terjadinya penyakit diabetes. Selain itu, ikan adalah sumber protein rendah lemak. Penderita diabetes bisa memilih bermacam jenis ikan mulai dari lele, kod, nila, atau salmon. Kehadiran omega-3 dalam ikan-ikan tersebut juga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.



9. Teh hijau
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peradangan kronis yang disebabkan oleh makanan berlemak, kurang olahraga, dan kurang makan buah, sayur, dan lemak baik, diketahui dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Terkait dengan masalah ini, minum teh hijau adalah solusi sederhana untuk mencegahnya. Teh hijau dikemas dengan flavonoid yang merupakan pelawan inflamasi dan dapat meningkatkan aktivitas insulin.

Makanan yang dapat mencegah dan mengendalikan diabetes tidak terbatas hanya pada 9 makanan di atas itu saja. Masih banyak makanan lainnya yang memiliki peran positif terkait penyakit diabetes. Anda bisa mengkonsultasikannya lebih lanjut dengan dokter. Semoga artikel ini bermanfaat.


KlikDokter.com | image : articlescholar.com
Selanjutnya...

Cara Sederhana Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan masalah umum yang dapat menyebabkan penyakit-penyakit serius
seperti stroke, serangan jantung, dan penyakit kardiovaskular. Tekanan darah tinggi terjadi pada 1 dari setiap 3 orang dewasa. Obat-obatan telah lama digunakan sebagai solusi, namun ada juga beberapa cara sederhana yang dapat mengontrol dan menurunkan tekanan darah tinggi.
Metode murah ini meliputi olahraga, menjaga berat badan, dan perubahan gaya hidup yang dapat mengontrol hipertensi. Para ahli percaya bahwa gaya hidup sehat dapat mencegah dan melawan hipertensi.

Cara Sederhana Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Olahraga
Olahraga rutin merupakan cara yang efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Dianjurkan untuk melakukannya beberapa kali dalam seminggu, kurang lebih selama 30 hingga 60 menit setiap kali berolahraga. Aktivitas seperti ini dapat menurunkan tekanan darah sebesar 4-9 mmHg. Seseorang dengan hipertensi harus sering terlibat dalam aktivitas fisik. Hal ini juga berlaku bagi pasien prehipertensi demi menghindari terjadinya hipertensi. Olahraga juga dapat membantu mengurangi berat badan, di mana berat badan berlebih sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi.


Hindari alkohol
Mengonsumsi alkohol tidak baik bagi kesehatan dan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang pada akhirnya akan memperbesar risiko terjadinya hipertensi. Jadi, jauhkan diri anda dari minuman beralkohol.


Mengurangi berat badan
Kenaikan berat badan menjadi salah satu faktor penyebab hipertensi. Mengurangi berat badan walau hanya beberapa kilogram saja sudah dapat menurunkan tekanan darah yang tinggi. Pinggang adalah indikator yang baik terhadap berat badan. Bertambahnya ukuran lingkar pinggang bisa menjadi alarm akan datangnya hipertensi. Pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas, semakin banyak berat badannya berkurang, maka tekanan darah juga akan ikut berkurang. Untuk mewujudkannya bisa dilakukan dengan pola makan sehat, diet, ataupun berolahraga.


Mengurangi asupan sodium (natrium)
Mengurangi asupan natrium bisa membantu menurunkan tekanan darah. Umumnya, natrium dikaitkan dengan makanan yang tinggi garam, walaupun terkadang keduanya tidak selalu berjalan berdampingan. Garam yang biasa kita kenal terdiri dari 40 persen natrium, dan sisanya adalah ion klorida. Agar kesehatan tubuh selalu terjaga dan terhindar dari naiknya tekanan darah, asupan natrium yang direkomendasikan adalah 2300 miligram atau kurang. Bagi orang-orang yang berusia lebih dari 51 tahun keatas, asupan harian yang direkomendasikan adalah 1500 gram atau kurang.


Hindari stres
Stres merupakan faktor penting dari beberapa penyakit dan juga sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. Kecemasan dan stres dapat menyebabkan naiknya tekanan darah walau sifatnya hanya sementara. Maka dari itu, usahakan jangan sampai stres. Latihan pernapasan merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi stres dan dapat mengurangi risiko hipertensi. Pasien dengan tekanan darah tinggi sangat disarankan untuk mencari bantuan dari seorang konselor profesional.

Artikel Kesehatan | via NewsMaxHealth | image : myhealthylivingcoach.com
Selanjutnya...

Tips Mencegah Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan jenis kanker yang berkembang di prostat. Prostat adalah kelenjar y
ang ada dalam sistem reproduksi laki-laki dan terletak di bawah kandung kemih. Kanker prostat dapat terjadi saat sel prostat mengalami mutasi dan berkembang tak terkendali. Sel ini bisa menyebar dari prostat menuju bagian tubuh lainnya terutama tulang. Kanker prostat bisa menyebabkan rasa sakit, disfungsi erektil, kesulitan buang air kecil, dan gejala lainnya.
Tips Mencegah Kanker Prostat
Kanker prostat dipengaruhi oleh keturunan, etnis, dan pertambahan usia. Kanker prostat jarang terjadi pada pria Asia dan sering terjadi pada pria di Amerika Serikat serta Eropa. Kanker ini paling sering menyerang orang berkulit hitam. Walau kanker prostat jarang terjadi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, kanker ini bukan berarti tidak bisa menghampiri anda yang notabene orang Asia. Seperti kata pepatah, “lebih baik mencegah daripada mengobati”, maka tidak ada salahnya jika anda mencegah kanker ini sebelum ia menghampiri anda. Memang tidak ada pencegahan kanker prostat secara mutlak, namun bukti menunjukkan jika makanan sangat memainkan peran yang besar terhadap kanker ini. Berikut adalah tips-tips dalam mencegah kanker prostat, diantaranya adalah :

1. Makan tomat dan makanan berwarna merah lainnya
Tomat, semangka, dan makanan merah lainnya cenderung mengandung antioksidan yang disebut likopen. Penelitian menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi produk tomat, termasuk saus, memiliki risiko yang lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya.


2. Makan sayuran hijau
Nutrisi dan vitamin yang terkandung dalam buah dan sayuran dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat. Sayuran hijau mengandung senyawa yang dapat membantu tubuh dalam memecah zat penyebab kanker (karsinogen).


3. Makan ikan secara rutin
Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan dapat membantu mengurangi risiko anda terkena kanker prostat. Omega-3 banyak ditemukan dalam ikan berlemak seperti ikan salmon, sarden, dan tuna. Penelitian dari UCLA (tahun 2011) menemukan bahwa makanan rendah lemak yang dikombinasikan dengan suplemen minyak ikan dapat memperlambat penyebaran sel kanker prostat.


4. Konsumsi tahu dan teh hijau
Menurut Mayo Clinic, sebuah nutrisi yang disebut dengan isoflavon telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat. Isoflavon banyak ditemukan pada tahu (dari kedelai), kacang tanah, dan lentil. selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pria yang minum teh hijau atau suplemen ekstrak teh hijau memiliki risiko yang lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya.


5. Konsumsi lemak nabati
Beberapa penelitian menunjukkan sebuah hubungan antara lemak hewani dan meningkatnya risiko kanker prostat. Selain daging, lemak hewani juga ditemukan pada mentega dan keju. Bila memungkinkan, ganti lemak hewani dengan lemak nabati. Anda bisa mengganti mentega dengan minyak zaitun, permen dengan buah, keripik kentang dengan sayuran segar, keju dengan kacang, dan lain sebagainya.


6. Berhenti Merokok
Sebuah penelitian dari Harvard School of Public Health dan University of California menunjukkan bahwa pasien kanker prostat yang merokok, lebih mungkin mengalami kekambuhan dan bahkan meninggal. Masih berdasarkan penelitian tersebut, perokok juga lebih mungkin untuk memiliki bentuk yang lebih agresif dari kanker prostat. Belum terlambat untuk berhenti merokok. Bila dibandingkan dengan perokok saat ini, pasien kanker prostat yang berhenti merokokselama lebih dari 10 tahun memiliki risiko kematian yang sama seperti mereka yang tidak pernah merokok.


7. Olahraga
Menumpuknya lemak di bagian tengah tubuh anda dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat. Olahraga teratur dapat menjaga berat badan anda tetap ideal dan berpengaruh positif terhadap kesehatan tubuh anda. Berolahragalah secara rutin agar metabolisme tubuh anda menjadi lebih baik. Pilih aktivitas yang ringan bagi anda seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang.


8. Konsultasi ke dokter
Tanyakan kepada dokter anda secara detil tentang faktor risiko yang bisa mengembangkan kanker prostat. Dan apabila anda merasakan ketidaknyamanan di sekitar area panggul, kesulitan buang air kecil, dan adanya darah dalam urinanda, maka segeralah berkonsultasi kepada dokter.

via HealthLine | image : postnoon.com
Selanjutnya...
  • Sejarah kerajaan kediri
  • description

Video Gallery